Advertisement
Kota Cirebon -- Kepadatan arus kendaraan terlihat berjubel di Jalur Pantura By Pass Kota Cirebon, atau tepatnya dari arah jalan Jenderal Ahmad Yani menuju jalan Brigjen Dharsono, Simpang Kanggraksan, Sabtu (28/3/2026).
Hal ini menandakan bahwa arus balik Lebaran 2026 masih terus berlangsung dengan dinamika pergerakan yang fluktuatif.
![]() |
| Gelombang arus balik pada H+6 ini menunjukan kenaikan dibandingkan H+5 yang sebelumnya tercatat sebanyak 80.532 kendaraan. |
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon melalui keterangan tertulisnya, menyebut, berdasarkan traffic counting di Posko Dishub Jl. Brigjend Dharsono., tercatat sebanyak 84.040 kendaraan melintas pada Sabtu, 28 Maret 2026 (H+6 Lebaran).
Meski secara umum tren pergerakan kendaraan arus balik telah mengalami penurunan sejak puncak arus balik pada H+2, namun jika dilihat kondisi pada H+6 ini, mengindikasikan adanya gelombang arus balik susulan.
Gelombang arus balik pada H+6 ini menunjukan kenaikan dibandingkan H+5 yang sebelumnya tercatat sebanyak 80.532 kendaraan.
Adapun pergerakan kendaraan arus balik pada H+6 ini, masih didominasi oleh sepeda motor sebanyak 69.221 unit dan mobil pribadi sebanyak 9.459 unit.
Sedangkan, untuk angkutan barang kecil tercatat sebanyak 2.626 kendaraan dan angkutan barang besar 2.066 kendaraan,
Selanjutnya, untuk angkutan umum kecil dan besar masing-masing sebanyak 530 dan 138 kendaraan.
Secara tren, arus balik Lebaran 2026 menunjukkan pola yang lebih tersebar.
Setelah mencapai puncak pada H+2, volume kendaraan berangsur menurun pada H+3 hingga H+5.
Namun, pada H+6 terjadi peningkatan kembali yang menandakan masih adanya pemudik yang melakukan perjalanan balik secara bertahap, kemungkinan untuk menghindari kepadatan lalu lintas di puncak arus balik.
Dinas Perhubungan Kota Cirebon bersama Kepolisian, TNI, dan instansi terkait terus melakukan pemantauan serta pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan selama periode arus balik yang masih berlangsung.
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dalam berkendara, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima.
Pengendara juga diharapkan dapat mengatur waktu perjalanan dengan bijak untuk menghindari kepadatan dan kelelahan di jalan.

