Iklan

BabeCirebon
Senin, 26 Januari 2026, 20.31 WIB
Last Updated 2026-02-02T19:55:17Z
bbwsberitaciayumajakuningeffendi edokota cirebonsungai sukalilawalikota cirebon

Sungai Sukalila Memasuki Tahap Awal Penataan

Advertisement
Kota Cirebon - Sebagai langkah awal transformasi kawasan jantung kota, Pemerintah Kota Cirebon mulai menata kawasan Sungai Sukalila, Senin (26/1/2026).

Tampak Alat berat diterjunkan untuk memulai tahap pengerukan sedimen di Sungai Sukalila.

Pengerukan ini merupakan hasil kolaborasi maraton antara Pemerintah Kota Cirebon dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung untuk mengembalikan daya tampung sungai sekaligus menyiapkan pondasi bagi penataan estetika tahap selanjutnya.

pengerukan sungai sukalila
Penataan Sungai Sukalila, Kota Cirebon resmi dimulai

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, memantau langsung dimulainya pekerjaan yang berlokasi di area tersebut. "Alhamdulillah, sesuai komitmen kita bersama BBWS, hari Senin ini tahap pengerukan sudah dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Ini adalah langkah konkret yang sudah kita janjikan kepada masyarakat untuk membenahi Sukalila,” ujar Wali Kota di sela-sela peninjauan.

Menurutnya, pengerjaan tahap awal ini diprediksi memakan waktu sekitar satu hingga satu setengah bulan sebelum berlanjut ke titik berikutnya.

Seluruh material sedimen hasil pengerukan akan dialokasikan ke dua titik pembuangan yang telah disiapkan, yakni di kawasan Kesenden dan Kebon Baru, guna memastikan proses normalisasi tidak mengganggu kebersihan lingkungan sekitar.

Wali Kota menekankan bahwa seluruh rangkaian penataan, baik normalisasi sungai maupun penataan infrastruktur pendukung di darat, ditargetkan selesai dalam tahun anggaran ini.

“Tahun ini pengerukan harus selesai, begitu pula dengan penataannya. Kami bekerja maraton agar masyarakat bisa segera menikmati perubahan wajah Sukalila yang lebih rapi dan nyaman,” tambahnya.

Proyek ini mengedepankan skema kolaborasi anggaran dan teknis antara Pemkot Cirebon dan BBWS.

Dukungan penuh dari warga, terutama yang beraktivitas di sepanjang bantaran, menjadi kunci kelancaran proyek yang bertujuan mengurai keruwetan kawasan dan meminimalisir risiko banjir ini.

“Saya memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Cirebon agar pekerjaan ini lancar tanpa kendala. Sinergi semua pihak sangat kami harapkan demi masa depan kota kita yang lebih asri dan tertata,” pungkas Effendi Edo.