Advertisement
Kota Cirebon - Kehadiran Lumi Land di Goa Sunyaragi, diprediksi mampu mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon.
Karena Lumi Land memiliki daya tarik wisata baru berupa Festival Lampu. Dimana jutaan lampu dengan berbagai bentuk, tema dan warna tersaji begitu indah di Gua Sunyaragi.
![]() |
| Walikota Cirebon, Effendi Edo saat mengunjungi Festival Lampu di Goa Sunyaragi |
Walikota Cirebon, Effendi Edo saat mengunjungi Goa Sunyaragi, dibuat takjub begitu melihat jutaan lampu dari berbagai bentuk dan warna dengan berbagai tema yang begitu indah
"Lumi Land itu, kalau kita bilang sih Festival Lampu lah yang digagas pak Yoseph, kebetulan memilih tempat di Goa Sunyaragi," ujar Walikota Effendi Edo,
Menurutnya, festival ini sangat tepat. Terobosan ini sekaligus memberikan pengalaman baru untuk menikmati keindahan Goa Sunyaragi di malam hari.
"Terimakasih banyak pa Yosep dengan jajarannya dan bu Ratu. Saya apresiasi tentang kegiatan ini. Secara tidak langsung, ini bisa mengangkat lagi nama Goa Sunyaragi yang ada di Kota Cirebon," ucapnya.
Ini luar biasa. jutaan lampu dipasang di sini dengan bentuk dan tema yang berbeda, luar biasa. Mudah-mudahan ini menjadikan daya tarik bagi Kota Cirebon
"Saya dibuat takjub saat mengunjungi Lumi Land di Gua Sunyaragi. Jutaan lampu dengan berbagai bentuk dan tema tersaji begitu indah, benar-benar memanjakan mata dan menghadirkan suasana yang berbeda di salah satu ikon Kota Cirebon ini," lanjut Edo.
Selain dihiasi oleh jutaan lampu, di Goa Sunyaragi ini juga diperkaya dengan pertunjukan seni tradisional. Mulai dari tari-tarian hingga alunan gamelan akan ditampilkan untuk memperkuat identitas budaya lokal.
Sementara itu, penggagas Lumi Land, Joseph Ferry menjelaskan, dipilihnya Goa Sunyaragi dikarenakan nilai sejarah dan keunikan lokasinya yang berada di tengah kota.
"Ketika survei, kami lihat Gua Sunyaragi punya sejarah panjang. Ini juga satu-satunya goa di tengah kota di Cirebon, itu yang membuat kami akhirnya memilih lokasi ini," jelas Joseph.
Pihaknya juga berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon untuk menghadirkan pertunjukan seni dari sanggar-sanggar lokal yang akan digelar setiap akhir pekan.
"Penari, gamelan, sanggar-sanggar binaan dinas akan tampil di sini setiap weekend," ujarnya.
Lumi Land dibuka untuk umum mulai dari 27 Maret hingga 3 Mei 2026. Adapun untuk tiket masuk ke festival lampu ini dibanderol Rp 35.000 untuk dewasa dan Rp 25.000 untuk anak-anak, dengan sistem harga yang sama setiap hari.
Selain itu, penyelenggara juga menyiapkan program tiket gratis bagi siswa sekolah dasar di Kota Cirebon. Festival ini juga melibatkan pelaku UMKM lokal yang akan mengisi area tenant selama acara berlangsung.

