Iklan

BabeCirebon
Senin, 16 Maret 2026, 10.20 WIB
Last Updated 2026-03-31T21:29:35Z
Bupati Cirebonidul fitrikabupaten cirebonKDMprovinsi jabarsosial

Ratusan Pengemudi Becak Cirebon Terima Rp1,4 Juta Per Orang

Advertisement
Kab. Cirebon - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta kepada para pengemudi Becak untuk tidak beroperasi selama arus mudik dan balik lebaran tahun 2026.

Kebijakan tersebut tidak hanya berlaku bagi para pengemudi Becak saja, namun juga bagi para sopir angkot, ojek, hingga pengemudi andong.

Hal itu dimaksudkan sebagai upaya membantu kelancaran arus mudik.



kompensasi pengemudi becak

Demikian disampaikan Dedi Mulyadi saat penyerahan dana kompensasi kepada ratusan pengemudi Becak di Polsek Gempol, Kabupaten Cirebon, Sabtu (14/3/2026).

Bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Bupati Cirebon, Imron, dan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, Gubernur Jabar memberikan kompensasi kepada ratusan pengemudi  becak di Kabupaten Cirebon sebesar Rp1,4 juta dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat  

"Sebagai pengganti masa cuti tidak beroperasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kompensasi Rp1,4 juta per orang," kata Dedi.

Kompensasi kepada pengemudi becak ini, lanjut Dedi, untuk mengurai agar tidak terjadi kemacetan yang disebabkan karena jalurnya digunakan untuk ngetem angkot, becak, andong, maupun ojek menunggu penumpang.

Lebih lanjut Dedi menyampaikan, program tersebut tidak hanya dilaksanakan di satu wilayah, tetapi menyasar ribuan pengemudi becak di berbagai daerah di Jawa Barat.

“Kalau se-Jawa Barat jumlahnya sampai sekitar 5.000 orang, tetapi masih ada tambahan-tambahan yang nanti akan kami cover dengan dana yang lain,” katanya.

Khusus di wilayah Cirebon, ia menyebut saat ini tercatat sekitar 557 tukang becak yang menerima bantuan tersebut dan jumlahnya masih berpotensi bertambah.

Sementara, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengapresiasi program tersebut, karena dinilai membantu kelancaran arus mudik sekaligus mendukung para pengemudi becak.

“Dari pemerintah pusat, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur dengan programnya ini, karena bisa membantu semuanya,” kata Dudy. 

Dikesempatan yang sama, Bupati Cirebon Imron juga mengapresiasi program tersebut, 

Karena program ini dinilai membantu para pengemudi becak sekaligus mendukung kelancaran lalu. lintas selama periode mudik.

Imron menilai kebijakan yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat kecil yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas di jalan.

“Program ini sangat membantu para tukang becak. Mereka tetap mendapatkan penghasilan meski sementara tidak beroperasi selama masa arus mudik,” kata Imron, usai menghadiri penyerahan dana kompensasi