Iklan

BabeCirebon
Senin, 09 Februari 2026, 13.28 WIB
Last Updated 2026-02-19T04:46:22Z
beritaciayumajakuningeffendi edoHPNkota cirebonpemerintahanwalikota cirebon

Peringati HPN 2026, Pemkot Cirebon Gelar Upacara Resmi

Advertisement
Kota Cirebon - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 ini, mencetak sejarah baru. Pasalnya, untuk pertama kalinya Pemerintah Kota Cirebon menggelar upacara resmi bersama insan Pers di halaman Balai Kota Cirebon, Senin (9/2/2026).

Dalam amanatnya, Walikota Cirebon, Effendi Edo menyampaikan, Pers memiliki tanggung jawab besar sebagai pilar demokrasi. Kehadiran Pers yang kredibel menjadi penyaring agar masyarakat tidak terjebak dalam disinformasi.

Peringatan HPN 2026
Walikota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Ketua PWI Kota Cirebon, Alif Santosa (kiri dari Walikota) serta perwakilan OJK dalam acara peringatan HPN 2026 di Balaikota Cirebon

"Kredibelitas pers adalah benteng terakhir masyarakat agar tidak tersesat dalam labirin disinformasi. Pers bukan sekedar pelapor peristiwa, melainkan fondasi utama bagi nalar publik yang sehat," pesan Walikota Edo.

Di era sekarang ini, lanjut Edo, Hoaks mudah diproduksi. Oleh sebab itu, kehadiran produk jurnalistik menjadi penyaring sekaligus penerang yang menjaga masyarakat agar tidak terjebak dalam narasi yang memecah belah.

"Di tengah kepungan arus informasi digital yang kian riuh, Hoaks mudah diproduksi. Untuk itu, pers dituntut untuk berdiri tegak melampaui fungsinya sebagai sekadar pelapor peristiwa," pesan Edo.

Dikesempatan ini, Edo juga memberikan apresiasi tinggi atas pembacaan Ikrar Pers yang dilakukan para jurnalis.

"Alhamdulillah, tahun ini mungkin pertama kalinya kita melakukan upacara secara resmi bersama Pemerintah Kota Cirebon. Saya ingin, ini menjadi agenda rutin setiap tahunnya," ucap Walikota Edo.

Ia juga berjanji, untuk HPN di tahun-tahun berikutnya akan lebih meriah. "Insya Allah, HPN tahun depan lebih meriah lagi," tambah Edo.

Baginya, Pers merupakan mitra strategis yang memiliki peran ganda. Di satu sisi pers diharapkan menjadi penyambung lidah program pembangunan pemerintah kepada masyarakat secara edukatif.

"Pemerintah tetap membuka diri terhadap kritik yang tajam selama berbasis data. Hal ini perlu sebagai bahan evaluasi birokrasi dalam melakukan layanan publik," tegasnya.
 
Sesuai tema HPN tahun 2026, Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cirebon, Alif Santosa menyampaikan, menekankan pentingnya konsep sinergi Pentahelix dalam membangun daerah.

"Kolaborasi Pentahelix adalah sumber kekuatan kita. Hari ini kita buktikan bahwa pers tidak hanya hadir dalam bentuk tulisan, tapi juga aksi nyata melalui bakti sosial, donor darah, hingga pemeriksaan kesehatan gratis,” kata Alif.

HPN 2026 di Kota Cirebon, menurut Alif, akan dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

"Mulai dari diskusi nasional pasca-Ramadan, turnamen futsal antarlembaga untuk memupuk kebersamaan, lomba baca puisi Hari Kartini, hingga sekolah jurnalistik bagi pelajar SMA dan mahasiswa," terangnya.

Menurutnya, peringatan HPN 2026 dengan menggelar upacara secara resmi ini, menjadi simbol bahwa di Kota Cirebon, pers dan pemerintah bergerak bersama. Bukan hanya untuk mengabarkan berita, tetapi untuk membangun peradaban dan ekonomi yang berdaulat.

Sebagai penutup rangkaian upacara, digelar pula diskusi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bertajuk "Cerdas Finansial di Era Digital."

Langkah ini diambil sebagai respons konkret pers dalam mengedukasi warga agar tidak terjerumus investasi ilegal.